Memasuki tahun 2025, persaingan bisnis akan semakin ketat. Namun, bukan berarti tidak ada peluang bisnis baru yang bisa dimanfaatkan.
Beberapa jenis usaha masih terbilang fresh dan minim kompetitor, tetapi memiliki potensi besar untuk berkembang.
Artikel ini membahas tujuh ide bisnis yang minim pesaing, lengkap dengan rincian perkiraan anggarannya untuk membantu Anda mempersiapkan bisnis yang tepat.
1. Jasa Konsultasi & Setup Smart Home
Peluang bisnis terbaru di tahun 2025 yang pertama adalah jasa konsultasi dan instalasi perangkat smart home.
Model bisnis ini sangat potensial di daerah dengan bisnis properti yang berkembang. Ciri-cirinya, banyak perumahan dan apartemen mewah serta gedung perkantoran yang dibangun.
Bisnis ini memerlukan modal awal sekitar Rp10-15 juta, mencakup:
- Kursus dan sertifikasi – Rp7.5 juta[1]
- Peralatan instalasi elektrik – Rp2 juta
- Branding dan promosi – Rp2 juta
Selain jasa konsultasi dan instalasi, Anda juga dapat menawarkan layanan lanjutan seperti maintenance rutin atau servis.
2. Usaha Refill Produk Rumah Tangga
Bisnis ramah lingkungan semakin digemari di tahun 2025. Salah satunya adalah bisnis refill (refill station) produk rumah tangga, seperti sabun, shampoo, hingga minyak goreng.
Opsi bisnis ini ideal untuk pemula, karena tidak perlu mengembangkan produk dari awal, serta bisa menjual dengan harga ekonomis.
Di awal, Anda bisa menganggarkan modal sekitar Rp10 – Rp15 juta. Ini mencakup:
- Sewa tempat – Rp7 juta
- Stok awal produk curah – Rp5 juta
- Timbangan & rak display – Rp5 juta
- Wadah penyimpanan produk – Rp500 ribu
Modal tersebut bisa ditekan jika Anda memiliki tempat sendiri, misalnya di rumah.
Selain itu, Anda juga bisa mendapat diskon ekstra juga melakukan transaksi langsung dengan produsen bahan curah.
3. Katering Makanan Sehat Ready-to-eat
Bagaimana dengan peluang bisnis kuliner? Katering makanan sehat ready-to-eat bisa menjadi opsi yang ideal.
Pasalnya, masyarakat kini semakin selektif terhadap kandungan makanan yang dikonsumsi. Memberi opsi makanan sehat merupakan solusi atas kebutuhan tersebut.
Untuk memulai bisnis ini, diperlukan modal sekitar Rp17 juta, dengan rincian:
- Dapur & peralatan memasak – Rp5 – Rp10 juta
- Bahan baku – Rp5 juta
- Branding dan promosi – Rp2 juta
Untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, berikan layanan tambahan seperti menyematkan label kandungan gizi pada setiap paket atau memberi konsultasi gratis dengan nutrisionis.
4. Makanan Sehat untuk Hewan Peliharaan
Selain manusia, hewan peliharaan juga bisa menjadi target bisnis kuliner sehat. Tak hanya bernutrisi, makanan sehat hewan umumnya juga menggunakan bahan organik serta bebas dari bahan berbahaya.
Untuk memulai bisnis ini, Anda memerlukan modal awal sekitar Rp30 juta, yang mencakup:
- Riset & konsultasi dengan dokter hewan – Rp5 juta
- Peralatan produksi dan bahan baku awal – Rp20 juta
- Branding dan promosi – Rp2 juta
Modalnya memang tidak murah. Namun, pemilik hewan umumnya loyal dan siap membayar lebih untuk menjamin kesehatan hewan peliharaannya.
Maka dari itu, fokuslah untuk membuat produk yang berkualitas dan menggunakan strategi branding yang tepat.
5. Kursus Online untuk Skill Non-Akademik
Jika Anda memiliki keahlian non-akademik dan modal sekitar Rp1 juta, membuka kursus online patut Anda pertimbangkan.
Yang dimaksud non-akademik adalah skill praktis untuk menunjang hobi atau pekerjaan, misalnya teknik barista, desain grafis, atau menulis.
Dengan modal tersebut, Anda sudah bisa mendapatkan perlengkapan awal untuk meluncurkan kursus online, seperti tripod, microphone dan software edit video.
Perlengkapan lainnya, seperti smartphone untuk merekam dan platform pengajaran, bisa Anda dapatkan secara gratis. Gunakan ponsel Anda sendiri untuk merekam, dan manfaatkan layanan gratis seperti Zoom atau Google Meet untuk mengajar.
6. Jasa Landscaping Taman
Nah, jika Anda memiliki modal sekitar Rp10-20 juta, bisnis landscaping atau penataan taman layak Anda pertimbangkan[2].
Bisnis ini menarik untuk digeluti karena ruang hijau yang estetik, nyaman, dan fungsional semakin dibutuhkan. Tidak jarang kliennya cukup besar, seperti kontraktor apartemen atau mall hingga pemerintah.
Modal tersebut cukup untuk Anda melaksanakan proyek pertama yang bisa menjadi portofolio. Berikut rinciannya:
- Pelatihan landscape & sertifikasi – Rp6,5 juta[3]
- Perlengkapan dasar landscaping – Rp500 ribu – Rp2 juta
- Elemen taman (pupuk, bebatuan, tanaman, dekorasi) – Rp9,5 juta
- Branding dan promosi – Rp2 juta
Seiring waktu, Anda juga bisa menambahkan jasa terkait landscaping lainnya, seperti pembuatan gazebo, kolam hias, hingga penjualan rumput sintetik.
7. Alat Kerja Ergonomis
Maraknya pekerjaan hybrid dan remote membuat kebutuhan akan perlengkapan kerja ergonomis semakin meningkat.
Bisnis ini memungkinkan Anda meraih omset tinggi, karena perlengkapan kerja ergonomis merupakan barang premium.
Namun, modal yang Anda butuhkan juga tidak kecil. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya siapkan modal hingga Rp50 juta, yang mencakup:
- Riset & konsultasi dengan pakar ergonomi – Rp10 juta
- Desain produk – Rp5 juta
- Bahan baku & peralatan produksi – Rp30 juta
- Branding, promosi, dan edukasi – Rp5 juta
Meski begitu, jika Anda menggunakan vendor, biaya produksi akan bisa ditekan, sehingga Anda bisa menjual dengan harga lebih rendah, ataupun mendapat margin lebih tinggi.
Bangun Bisnis Tanpa Khawatir Soal Modal
Membangun bisnis yang minim kompetitor memberi Anda peluang untuk menjadi pionir di pasar. Tantangannya adalah tidak adanya benchmark yang bisa Anda jadikan acuan.
Namun, biarkan itu menjadi satu-satunya tantangan bisnis Anda. Soal permodalan bisa Anda dapatkan dari pinjaman modal usaha.
Dengan proses pencairan yang cepat, aman, dan transparan, MUFDana siap membantu Anda meraih peluang bisnis 2025 dengan lancar dan tanpa kendala.